PERKEMBANGAN STANDAR PROFESIONAL AKUNTAN

1972 : Norma Pemeriksaan Akuntan (NPA)

1986 : penambahan 2 suplemen

1990 : penambahan 1 suplemen

1992 : penambahan 9 suplemen

1994 : kodifikasi NPA menjadi Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP) per 1 Juli 1994

2001 : kodifikasi SPAP per 1 Januari 2001

Dalam tahun 1972 untuk pertama kalinya Ikatan Akuntan Indonesia berhasil menerbitkan Norma Pemeriksaan Akuntan (NPA). NPA ini disahkan dalam kongres ke-3 Ikatan Akuntan Indonesia. Norma Pemeriksaan Akuntan tersebut mencakup :

  1. Tanggung jawab akuntan publik.
  2. Unsur-unsur norma pemeriksaan akuntan yang antara lain meliputi:
    1. pengkajian dan penilaian pengendalian intern,
    2. bahan pembuktian dan penjelasan informatif,
    3. pembahasan mengenai peristiwa kemudian, laporan khusus dan berkas pemeriksaan.

Dalam kongres ke-4 Ikatan Akuntan Indonesia, Komisi Norma Pemeriksaan Akuntan mengusulkan agar segera dilakukan penyempurnaan atas buku Norma Pemeriksaan Akuntan yang lama, dan melengkapinya dengan serangkaian suplemen yang merupakan penjabaran lebih lanjut norma tersebut. Pada tahun 1986 : penambahan 2 suplemen, lalu pada tahun 1990 : penambahan 1 suplemen, kemudian pada tahun 1992 : penambahan 9 suplemen.

Hingga dalam kongres ke-7 Ikatan Akuntan Indonesia tahun 1994, disahkan Standar Profesional Akuntan Publik yang secara garis besar berisi:

  1. Uraian mengenai standar professional akuntan publik
  2. Berbagai pernyataan standar auditing yang telah diklasifikasikan
  3. Berbagai pernyataan standar atestasi yang telah diklasifikasikan
  4. Pernyataan jasa akuntansi dan review

Standar Profesional Akuntan Publik per 1 Januari 2001 terdiri dari lima standar,yaitu :

  1. Pernyataan Standar Auditing (PSA) yang dilengkapi dengan interpretasi Pernyataan Standar Auditing.
  2. Pernyataan Standar Atestasi (PSAT) yang dilengkap dengan interpretasi Pernyataan Standar Atestasi (IPSAT)
  3. Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review (PSAR ) yang dilengkapi dengan interpretasi Pernyataan Standar Jasa Akuntansi dan Review (IPSAR)
  4. Pernyataan Standar Jasa Konsultasi (PSJK) yang dilengkapi interpretasi Pernyataan Standar Jasa Konsultasi (IPSJK)
  5. Pernyataan Standar Pengendalian Mutu (PSPM) yang dilengkapi interpretasi Pernyataan Standar Pengendalian Mutu ( IPSM)

Selain kelima standar tersebut masih dilengkapi dengan aturan etika Kompartemen Akuntan Publik yang merupakan aturan normal yang wajib dipenuhi oleh akuntan publik.

Daftar Pustaka :

http://surya-p-wijaya.blogspot.com/2010/10/perkembangan-standar-profesional.html

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya

  • Blog Stats

    • 24,630 hits
%d blogger menyukai ini: