Saya Menolakmu Karena-Nya (1)

Terinspirasi akan judul tulisan saya sebelumnya, “Saya Mencintaimu Karena-Nya”, maka sekarang saya ingin menyampaikan sebuah bahasan baru dengan tajuk, “Saya Menolakmu Karena-Nya”.

Kenapa?

Agar kehidupan kita seimbang. Ada cinta, maka harus ada benci. Ada rohmah, maka ada juga marah. Ada sayang, ada juga murka. Itu sudah menjadi fitrah hidup manusia di dunia. Sesuatu dikatakan kita cintai karena ada sesuatu lain yang kita benci. Mana mungkin kita mencintai sesuatu sementara tidak ada hal yang kita benci di sisi yang lain.

Jika ada seseorang yang menganggap dirinya adalah orang baik -jadi tidak memiliki musuh-, maka itu salah besar dan artinya tidak normal. Justru jika dia orang yang baik, maka dia harus memiliki musuh utama yang dia wajib benci -dan bahkan kita semua juga wajib benci- secara nyata dengan menyatakan permusuhan dengannya terang-terangan. Siapa dia musuh kita? Alloh telah berfirman,

“Bukankah Aku telah memerintahkan kepadamu Hai Bani Adam supaya kamu tidak menyembah syaithon? Sesungguhnya syaithon itu adalah musuh yang nyata bagi kamu” (QS. Yaasin : 60)

“Sesungguhnya syaithon itu adalah musuh bagimu, Maka anggaplah ia musuh(mu), karena Sesungguhnya syaithon-syaithon itu hanya mengajak golongannya supaya mereka menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala.” (QS. Faathir : 6)

****

Semoga Engkau makin mengerti akan siapa yang seharusnya kita benci. Yakni syaithon dan bala tentaranya, dari golongan jin dan manusia. Jangan disangka bahwa yang dimaksud syaithon itu hanya dari golongan jin.

“dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap Nabi itu musuh, Yaitu syaithon-syaithon (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebahagian mereka membisikkan kepada sebahagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia)[499]. Jikalau Tuhanmu menghendaki, niscaya mereka tidak mengerjakannya, Maka tinggalkanlah mereka dan apa yang mereka ada-adakan.” (QS. 6 : 112)

[499] Maksudnya syaithon-syaithon jenis jin dan manusia berupaya menipu manusia agar tidak beriman kepada Nabi.

Al-Imam Ahmad meriwayatkan dari Abu Dzar radhiAllohu ‘anhu ia berkata: Aku datang kepada Nabi Sholallohu ‘alaihi wa sallam dan beliau berada di masjid. Akupun duduk. Dan beliau menyatakan: “Wahai Abu Dzar apakah kamu sudah shalat?” Aku jawab: “Belum.” Beliau mengatakan: “Bangkit dan sholatlah.” Akupun bangkit dan sholat lalu aku duduk. Beliau berkata: “Wahai Abu Dzar berlindunglah kepada Alloh dari kejahatan syaithon manusia dan jin.” Abu Dzar berkata: “Wahai Rosululloh apakah di kalangan manusia ada syaithon?” Beliau menjawab: “Ya.”
Ibnu Katsir menyatakan setelah menyebutkan beberapa sanad hadits ini: “Inilah jalan-jalan hadits ini. Dan semua jalan-jalan hadits tersebut menunjukkan kuat hadits itu dan keshahihannya.”

Semoga dengan bahasan-bahasan di atas kita sudah semakin melanglang buana ke dunia kebencian. Kebencian kepada syaithon dan bala tentaranya, baik dari golongan jin dan juga manusia. Orang yang baik itu bukanlah dia yang tanpa musuh, tapi orang yang baik itu adalah orang yang dimusuhi oleh keburukan/kejahatan (yang dalam hal ini diperankan oleh Syaithon dan bala tentaranya).

Sepertinya sekian dulu yang dapat saya sampaikan. Sebagai bocoran akan episode selanjutnya yang insya Alloh akan menyambung kembali bahasan kita, kembali saya ingin mengutip sebuah perkataan Ibnu Umar r.a.,

“Demi Alloh, seandainya aku puasa (sunnah) pada siang hari tanpa pernah berbuka, melakukan qiyam (sholat) malam hari tanpa tidur, dan membelanjakan hartaku sebanyak-banyaknya di jalan Alloh, tetapi kemudian aku tidak menyukai orang-orang yang taat dan tidak membenci orang-orang yang tukang maksiat, tentulah aku khawatir bila Alloh akan menjungkalkan diriku dengan muka di bawah ke dalam neraka.”

Wallohu a’lam bish showwab..

Iklan
  1. Tinggalkan komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • Enter your email address to subscribe to this blog and receive notifications of new posts by email.

    Bergabunglah dengan 4 pengikut lainnya

  • Blog Stats

    • 24,525 hits
%d blogger menyukai ini: